makalah bahasa indonesia



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Semua orang pasti pernah berdialog, bahkan bayi dalam kandungan pun bisa berdialog  dengan ibu kandungnya menggunakan bahasa yang dimengerti keduanya. Dialog adalah proses komunikasi antara 2 orang atau lebih. Dialog yang baik harus ditulis pula dengan benar. Penulisan dialog perlu diperhatikan karena berkaitan dengan cara pembacaan. Cara membaca dengan benar tentu saja harus memperhatikan tanda baca. Setiap tanda baca mempunyai makna tersendiri. Perbedaan pemahaman tentang makna sesuai dengan pengalaman yang dimilikinya. Oleh karena itu pemakalah akan menuliskan cara penulisan dialog yang benar dalam Bahasa Indonesia itu sendiri.

B.      Rumusan Masalah
Bagaimana penulisan dialog yang baik dan benar dalam Bahasa Indonesia?



C.     Metode  Penulisan
 Dalam pembuatan makalah ini, pemakalah menggunakan metode investigatif. Artinya, pengumpulan data yang akurat dan detail untuk mendapatkan hasil yang lengkap. Alur penulisan disesuaikan dengan gaya bertutur pemakalah dengan tetap memperhatikan kaidah penulisan yang baik dan benar.

D.    Landasan Teori
·         Secara umum, menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), dialog adalah percakapan; karya tulis yang disajikan dalam bentuk percakapan antara dua tokoh atau lebih.
·         Menurut Wikipedia, dialog adalah sebuah literature dan teaterikal yang terdiri atas percakapan lisan atau tulis antara dua orang atau lebih.
·         Dalam dunia sastra (khususnya drama), pengertian dialog diungkapkan oleh Akhmad Saliman, yakni sebuah mimetik atau tiruan dari kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan pengertian dialog menurut para ahli di atas, ada hal yang bisa kita ambil sebagai wawasan, yakni dialog merupakan suatu percakapan sehari-hari yang digunakan untuk tujuan tertentu.

BAB II
PEMBAHASAN

PENULISAN DIALOG YANG BENAR DALAM BAHASA INDONESIA
1)      Setiap awal kalimat dialog huruf besar.
2)      Jika ada dua dialog satu kalimat, dialog kedua awalnya huruf kecil.
Contoh         : "Aku harus mulai sekarang," aku ragu-ragu, "tapi bisa gak diundur aja sampai besok?"
3)      Setelah tanda tanya/seru ditutup dengan kutip (") awal kata setelahnya huruf kecil.
Contoh         : "Siapa yang datang?" tanya Anto.  "Kau tak usah kembali!" bentak Rika.
4)      Penulisan tanda ellipsis, 3 titik (...) hanya untuk kelimat yang terputus.
Saran terbaik saya adalah kurangi/batasi/eliminir penggunaan tanda ellipsis ini.
Cara penulisannya [sesuai pangsit EYD] harus ditulis berjarak (spasi) dengan kata sebelum dan sesudahnya.
Contoh      : "Aku ingin pulang ... tak usah kau pergi lagi," aku ragu menatap matanya.

Jika, berada di ujung kalimat dialog harus ditambahkan jadi 4 titik. Karena 1 titik terakhir adalah penutup kalimat.
Contoh: "Semua orang akan berpikiran seperti itu ...."

5)      Setiap sapaan keluarga (ayah, ibu, bapak, anak, nak, paman, om, emak, mande, mamak, mbah, saudara, dll.) baik dalam kalimat dialog maupun narasi/deskripsi ditulis kapital/huruf besar.
·   Contoh    : 1. "Kau harus kuat, Nak," kata Ibu sembari membelai rambutku.
·   Contoh    :2. Setiap kali Ibu membujukku untuk makan, aku selalu mencari-cari alasan.
·   Contoh    : 3. "Ibu dan Ayah akan ke Pekanbaru siang ini." Kuiringi langkah kaki Ibu dan Ayah sampai pagar halaman.

Catatan:
o   Setiap dialog baru, harus dibuat alinea/paragraph baru walau cuma satu kata/kalimat.
o   Setiap huruf awal kalimat dialog harus kapital/huruf besar, contoh: "Aku pulang," kataku kepada Roi yang masih mematung.
o   Penulisan koma sebelum tanda kutip penutup. Contoh penulisan koma YANG SALAH. "Dia datang lagi", kata Danu. YANG BENAR. "Dia datang lagi," kata Danu.
o   Penulisan titik sebelum tanda kutip penutup. Contoh penulisan titik YANG SALAH. "Dia datang lagi". YANG BENAR. "Dia datang lagi."
o   Perhatikan baik-baik penulisan dan letak tanda baca (koma, titik, kutip ("), tanda tanya (?) dan tanda seru (!) dalam kalimat dialog.
o   Setelah tanda tanda (?) atau tanda seru (!) setelah ditutup dengan tanda kutip, tidak ada koma atau titik lagi. Contoh penulisan YANG SALAH. "Kau pergi sekarang?", tanyaku ke pada Andi. YANG BENAR. "Kau pergi sekarang?" tanyaku kepada Andi.
o   Tanda kutip dengan kata sebelum dan sesudahnya tidak ada spasi. Contoh penulisan tanda kutip YANG SALAH. " Aku pergi, " kataku pada Andi. YANG BENAR. "Aku pergi," kataku kepada Andi.









BAB III
PENUTUP

A.     Simpulan
Penulisan dialog yang baik dan benar dalam Bahasa Indonesia adalah dengan memperhatikan baik-baik penulisan dan letak tanda baca sesuai EYD yang berlaku.

B.      Saran
Jika dalam penulisan makalah ini terdapat kesalahan dalam penulisan maupun isi, saya selaku pemakalah mohon maaf atas kesalahan yang ada. Dan untuk menyempurnakan isi maupun penulisan dengan senang hati saya menerima kritik dan saran dari pembaca.






DAFTAR PUSTAKA

Ica Alifah “Gadis penyulam kata” : Contoh Penulisan Kalimat Dialog yang Benar

www.contoh-penulisan-kalimat-dialog-yang.html

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kho Ping Hoo - BKS#04 - Mutiara Hitam

Positif Kecanduan

Sisa Hariku